Sudah Laku Semua, Kok Rumah DP 1% Jokowi Baru Terisi 60%? Simak Ulasanya

Persisnya Mei 2017 lantas, Presiden Joko Widodo meluncurkan Komplek Perumahan Villa Kencana Cikarang melalui program DP 1%. Rumah itu laris keras. Bagaimana keadaan terkininya?

General Manager SPS Grup Tuti Mugiastuti sebagai pengembang menjelaskan sekarang ini tingkat keterisian tempat tinggal itu sampai 60%. Akan tetapi dari keseluruhan 8.749 unit yang di pasarkan telah ludes terjual.

Baca Juga : Harga TV LED Samsung

“Saat ini tempat tinggal di Villa Kencana itu begitu bagus, lebih dari 60%,” katanya saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Berarti, masih tetap ada 40% unit yang belum di isi oleh pemiliknya. Ia menjelaskan kenapa unit-unit itu masih tetap kosong

“(Sebab) baru pada diserahkan, baru serah terima. Yang 40% itu yang baru bulan Desember (2017) serah terima,” tuturnya.

Akan tetapi, menurutnya, pemilik yang belum tinggal disana, dengan berkala mendatangi tempat tinggalnya untuk lakukan perawatan. Ia juga menyarankan si pemilik untuk selekasnya tempati rumah itu.

Artikel Terkait : Harga Keramik

“Diimbau untuk periode waktu 3/6 bulan (semenjak serah terima) mesti selekasnya dihuni. Jika tidak dihuni, harus juga tertangani. Sebab jangankan rumah simpel, rumah bagus juga jika tidak ditempati kan dapat rusak,” tuturnya.

Ia pula memberikan keyakinan, walau belum terisi penuh, lingkungan di kompleks rumah DP 1% itu telah ramai serta berkembang.

Simak 582.638 Rumah Baru Terbangun Sampai Agustus 2018

Realisasi program satu juta rumah di 2018 sampai 20 Agustus telah sampai 582.638 unit. Dari keseluruhan yang sudah terjaga itu, bagian rumah murah bersubsidi alias untuk MBR sebesar 68%, serta bekasnya 32% rumah non MBR.

Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) optimistis, meskipun rumah yang terjaga dalam program satu juta rumah sampai 20 Agustus baru sampai 58%, tujuan sampai akhir tahun dapat terwujud.

Baca Juga : Harga Kabel Listrik

“Kami sampai Agustus ini capaiannya telah 582.638 unit. Saya optimistis miliki waktu 4,5 bulan kembali, InsyaAllah kita jika rata rata 150 ribu (terjaga setiap bulan),” kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Kamis (23/8/2018).

Artikel Terkait : Harga Kaca

Ia pula menuturkan data realisasi 2015 sampai 2017. Trennya setiap tahun selalu bertambah. Realisasi pada 2015 sampai 699.770 unit, pada 2016 sekitar 805.169 unit, pada 2017 sekitar 904.758 unit.

“Ini butuh didorong, ini usaha pemerintah menggerakkan percepatan pembangunan rumah pada semua stakeholder yang ada untuk arah penuhi perumahan,” imbuhnya.

‘Kids Jaman Now’ Susah Beli Rumah, Harus Disubsidi? Berikut Cuplikanya

Generasi milenial sekarang ini dipandang susah untuk mempunyai tempat tinggal sendiri. Tidak hanya pola hidup yang condong boros, kenaikan harga rumah rumah pula dipandang jadi pemicu generasi milenial yang masih tetap suka tempati tempat tinggal kontrakan.

Menurut Ketua Real Estate Indonesia (REI), Lukman Purnomosidi, generasi milenial ialah masyarakat dengan pemasukan yang tanggung. Golongan milenial pun tidak dapat beli rumah bersubsidi karena pendapatannya lebih dari batas optimal pemasukan yang diijinkan untuk beli rumah subsidi.

Baca Juga : Harga Cat Tembok

“Ini jadi permasalahan, jika pembelian katakanlah harga Rp 200 juta itu terkena PPN nambahnya Rp 20 juta itu. Mereka tidak kuat cicil kembali,” katanya dalam acara diskusi Indonesia Housing Creative Komunitas di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Lukman menjelaskan, untuk rumah bersubsidi mempunyai banyak sarana, dari mulai bebas PPN, PPH cuma 1% serta bunga 5%. Akan tetapi sarana itu dapat diperoleh cuma untuk rumah seharga Rp 140 juta.

“Tetapi jika harga tempat tinggalnya Rp 141 juta saja atau tambah tinggi Rp 1 juta sarana itu semua bubar. Pertanyaannya bagaimana milenial dapat beli rumah,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Lukman merekomendasikan supaya pemerintah pula memberi subsidi pada golongan milenial. Pemerintah dapat membuat klasifikasi baru untuk Penduduk Berpendapatan Rendah (MBR).

“Kami miliki ide membuat perumahan semi MBR. Katakanlah rumah seharga Rp 145 juta sampai Rp 500 juta. Mereka juya bisa sarana subsidi, tetapi ya 50%nya saja dari yang didapatkan MBR bawah,” terangnya.

Sesaat dari bagian supply perumahan menurut dia harus juga didorong. Karena perihal ini pula menggerakkan kenaikan harga tempat tinggal.

Artikel Terkait : Harga Motor Vario

Lukman memandang beberapa regulator sekarang ini cukup sudah menolong dengan keluarkan beberapa peraturan. Otoritas Layanan Keuangan (OJK) contohnya, yang nanti akan memperbolehkan pengembang ajukan credit untuk pembelian tempat perumahan.

“Kebijaksanaan ini bagus, sebab perusahaan KPR subsidi ini melimpah. Tetapi seperti mobil, untuk gigi 2 serta 3 lancar, tetapi gigi satunya mandek. Untuk beli tempat itu sulit. Beberapa waktu lantas itu credit tempat di perbankan optimal Rp 5 miliar, kelak mungkin bisa saja Rp 50 miliar. Jika Rp 5 miliar itu saat ini sangat cuma untuk beli 2 ruko,” imbuhnya.

Berikut Ini Tipe Rumah Paling Diminati Orang RI

Bank Tabungan Negara mencatat rumah type 36 sangat banyak disukai. Hal tersebut terindikasi dari harga rumah type itu yang naik tertinggi dibandingkan type lainnya.

Data olahan BTN mengatakan, rumah type 36 pada Juni 2018 memperoleh indeks harga porperti paling tinggi, yakni 167,74 dengan kenaikan tahunan 8,4%. Sesaat type 45 sebesar 143.97, serta type 70 sebesar 141.20. Indeks ini bermakna semenjak Januari 2014 s/d Juni 2018 rumah type 36 alami kenaikan harga sebesar 67,74%.

Direktur Penting Bank BTN, Maryono menjelaskan indeks yang tinggi ini tidak langsung jadi harga termahal. Ini tunjukkan rumah dengan type kecil jadi yang sangat disukai oleh penduduk sebab permintaannya tertinggi.

“Perihal ini memvisualisasikan jika keinginan untuk rumah kecil tambah tinggi dibanding type rumah yang lebih luas, peluang ini pula berkaitan dengan daya beli penduduk serta keinginan dari penduduk kelas menengah ke bawah,” kata Maryono di Menara BTN, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Baca Juga : Harga Borongan Bangunan

Selain itu rumah type 70 menuliskan kenaikan harga bulanan (month to month) tertinggi pada Juni 2018 dengan kenaikan 1,13% dalam sebulan. Lalu disusul oleh rumah type 45 sebesar 0,55% serta type 36 sebesar 0,51%.

“Kami menyediakan House Price Index Index (HPI) yang sama dengan keadaan riil di lapangan supaya Pemerintah bisa memakainya untuk meramu kebijaksanaan di bidang property ke depan, serta supaya beberapa pengembang dapat memastikan peningkatan type perumahan yang pas serta harga yang sama dengan harga pasar, sesaat customer dapat memperoleh info yang valid tentang harga rumah,” kata Maryono.

Mengenai untuk membuahkan HPI yang tepat, Housing Finance Center BTN lakukan tiga penyempurnaan dari indeks yang sempat launching HFC tahun 2015 kemarin.

Pertama, modifikasi dari cara perhitungan indeks, dari mulanya chained fisher jadi matched sales, cara ini sama dengan karakter data KPR yang dipunyai Bank BTN.

Ke-2, data yang diambil lebih mendalam, tidak sebatas penjualan rumah semata-mata tetapi pula lihat karakter rumah seperti luas, kualitas bangunan, tempat serta sarana umum serta sosial di lingkungan rumah.

Ke-3, langkah pemrosesan data yang mempertimbangkan data penjualan rumah dengan mempertimbangkan perkembangan nilai rumah dengan memperbandingkan harga dua atau lebih rumah yang berlainan akan tetapi mempunyai karakter serta kualitas yang sama.

Artikel Terkait : Harga Magic Com

BTN sendiri memliki market share yang menguasai dalam penyaluran credit pemilikan rumah (KPR) di Indonesia. Market sharing BTN di KPR komersil terdaftar sebesar 37% sedang KPR subsidi sebesar 97%.

“Akhirnya BTN HPI menunjukkan trend perkembangan harga rumah yang dengan gradual selalu naik dengan mengkalkulasi perkembangan harga rumah dengan kualitas tinggi ataupun kualitas rendah berlainan dengan HPI awal mulanya yang condong fluktuatif,” kata Maryono.

Rincian Harga Rumah Subsidi 2019 Usulan Pengembang Simak Selengkapnya

Pemerintah akan meningkatkan harga rumah subsidi tahun 2019. Kenaikan itu diantaranya sebab saran dari asosiasi pengembang terhimpun Real Estat Indonesia (REI).

Dari data yang dikatakan Sekretaris Jenderal DPP REI Paulus Totok Lusida pada detikFinance, kenaikan harga rumah subsidi dari 3,41% sampai 7,75%.

Baca Juga : Harga Besi Beton

Kenaikan itu menimbang kenaikan harga bangunan import yang dikarenakan pelemahan nilai ganti rupiah pada tahun 2018. Dalam keterangannya, harga jual itu masih tetap dapat dijangkau oleh penduduk berpendapatan rendah (MBR) dengan pendapatan minimum Rp 2,6 juta.

Untuk di Jawa (terkecuali Jabodetabek) alami kenaikan dari Rp 130.000.000 juta di 2018 diusulkan jadi Rp 140.000.000 juta atau sekitar 7,69%. Lalu, Sumatera (terkecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai) dari Rp 130.000.000 jadi Rp 140.000.000 atau sekitar 7,69%.

Jabodetabek alami kenaikan sekitar 6,51% dari tahun 2018 sebesar Rp 148.500.000 jadi Rp 158.000.000.

Tersebut rincian komplet harga rumah subsidi saran REI:

1. Jawa (terkecuali Jabodetabek)
-Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Banten

Harga tahun 2018: Rp 130.000.000
Saran tahun 2019: Rp 140.000.000 (naik 7,69%).

2. Sumatera (terkecuali Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai)
-Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung

Harga tahun 2018: Rp 130.000.000
Saran tahun 2019: Rp 140.000.000 (naik 7,69%)

3. Kalimantan (terkecuali Kabupaten Murung Raya serta Mahakam Ulu)

Artikel Terkait : Harga Kompor Gas

-Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara

Harga tahun 2018: Rp 142.000.000
Saran tahun 2019: Rp 153.000.000 (naik 7,75%)

4. Sulawesi

-Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo

Harga tahun 2018: Rp 136.000.000
Saran tahun 2019: Rp 146.000.000 (naik 7,35%)

5. Maluku serta Maluku Utara

Harga tahun 2018: Rp 148.500.000
Saran tahun 2019: Rp 158.000.000 (naik 6,40%)

6. Bali serta Nusa Tenggara (terkecuali Kabupaten Alor serta Sabu Raijua

-Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur

Harga tahun 2018: Rp 148.500.000
Saran tahun 2019: Rp 158.000.000 (naik 6,40%)

7. Papua serta Papua Barat

Harga tahun 2018: Rp 205.000.000
Saran tahun 2019: Rp 212.000.000 (naik 3,14%)

8. Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai, Kepulauan Riau (terkecuali Kepulauan Anambas)

Harga tahun 2018: Rp 136.000.000
Saran tahun 2019: Rp 146.000.000 (naik 7,35%)

9. Jabodetabek, Kepulauan Anambas, Kabupaten Alor, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Murung, Raya, Kabupaten Mahakam Ulu

Harga tahun 2018: Rp 148.500.000
Saran tahun 2019: Rp 158.000.000 (naik 6,51%).

Karena PNS Cs Bergaji Rp 8 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi

Pengumuman-pengumuman, buat perangkat sipil negara (ASN), prajurit TNI, serta amggota Polri yang mempunyai pendapatan Rp 8 juta per bulan dapat mempunyai rumah subsidi.

Pemerintah sudah akan memutuskan pola pembiayaan rumah buat beberapa abdi negata itu waktu rapat penyediaan rumah yang di pimpin oleh Wakil Preside (Wakil presiden) Jusuf Kalla (JK) di tempat tinggal dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga : Harga Pipa PVC Rucika, Maspion

Ikut ada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ATR Sofyan Djalil, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Artikel Terkait : Harga Jam Tangan

Dalam pola pembiayaan rumah ini pula memperbolehkan beberapa ASN, prajurit TNI, serta anggota Polri yang telah mempunyai rumah untuk memakai pada kepemilikan rumah ke-2.

Bagaimana penjelasannya, baca sedetailnya di sini

Gaji Rp 8 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi? Simak Ulasanya

Pemerintah sudah menyelesaikan pola baru Sarana Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Pola baru itu dimaksud ikuti ketetapan rumah subsidi yang telah ada akan tetapi batasan pendapatannya dirubah jadi Rp 8 juta per orang.

Akan tetapi pola ini akan dikaji terlebih dulu ketentuannya di Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR). Dirjen Pembiayaan Infrastruktur serta Perumahan, Eko Heri Djulipoerwanto menjelaskan jika pihaknya tengah memperdalam ketentuan tentang pelonggaran batasan upah itu.

Baca Juga : Harga HP Samsung Galaxy

“Kita saat ini kembali matangkan. Agar saat policy-nya dikeluarkan lalu ditarik kembali, tidak semacam itu,” papar Eko waktu didapati di kantornya, Selasa (5/3/2019).

Akan tetapi, Eko memandang memang keinginan perumahan dari kelompok penduduk bergaji Rp 4 juta ke atas serta belum dapat untuk menyicil rumah itu ada banyak. Kalangan-kalangan itu lah yang menurut dia akan difasilitasi.

“Sampai kini kan keinginan banyak orang yang diatas Rp 4 juta. Ada orang yang (pendapatannya) naik diatas Rp 4 juta lalu tidak eligible kembali atas pertolongan pemerintah, itu yang ingin diatasi,” papar Eko.

Menurut dia dengan memberikan batas pendapatan optimal bisa mengakomodir keperluan perumahan banyak pihak.

Artikel Terkait : Harga Bahan Bangunan

“Itu kan batas maximum pendapatan, jadi batas maksimalnya saja yang dinaikkan. Kelak pasar sesuaikan, suplai sesuaikan,” papar Eko.

Awal mulanya, FLPP sendiri mempunyai batas pendapatan Rp 4-7 juta. Lantas sekarang gagasannya akan dinaikkan menyentuh angka optimal Rp 8 juta.

FLPP sendiri tawarkan bunga fix 5% dengan tenor optimal 20 tahun. Diluar itu, DP yang di tawarkan juga rendah diawali dari 1%.

Simak Soal Kenaikan Harga Rumah Subsidi, PUPR: Bolanya di Kemenkeu

Harga rumah subsidi di tahun 2019 akan naik. Untuk kenaikan alias harga baru ini menanti restu di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum serta Perumahan Kementerian PUPR Eko Heripoerwanto menjelaskan, Kementerian PUPR sudah ajukan harga rumah subsidi 2019 ke Kemenkeu.

Baca Juga : Harga Helm Kyt

Ia katakan, harga rumah ini terkait dengan Kemenkeu sebab berkait dengan pajak. Pajak yang disebut adalah Pajak Bertambahnya Nilai (PPN).

“Mengenai harga 2019, dikatakan itu bolanya Kementerian Keuangan sebenarnya yang dinanti ketentuan pajak, bebas pajak. Mengenai saran harga telah dikeluarkan, yang bebas pajak sampai berapa. Mustahil kelak kita keluarkan sepihak tetapi lalu pajaknya tidak ikuti,” katanya di Kementerian PUPR Jakarta, Jumat (8/3/2019).

Ia menjelaskan, walau belumlah ada harga baru, hal tersebut tidak jadi masalah untuk pengembang. Karena, harga rumah yang laku sekarang ini adalah harga tahun 2018 dimana itu adalah harga optimal.

“Harga yang dikeluarkan sejak dahulu sampai saat ini ialah harga maximum, jadi jika peningkatan menghasilkan rumah di harga 2017-2018, tidak ada permasalahan,” katanya.

Artikel Terkait : Harga TV LED LG

Ia menjelaskan, harga rumah subsidi 2019 ini sangat lamban keluar April. Dianya tidak ingin berandai-andai bila belumlah ada ketetapan harga s/d April kelak.

“Pasti berikut, utamanya telah ada surat yang dikeluarkan jika harga yang laku ialah harga maximum 2018 kurang lebih semacam itu. Kita tidak berandai misal jika itu dapat terwujud ataukah tidak,” tutupnya.

Inilah Laju IHSG Hari Ini Diproyeksi Menguat Terbatas

Indeks Harga Saham Paduan (IHSG) dapat dibayang-bayangi tindakan jual oleh aktor pasar, baik dari dalam serta luar negeri. Beberapa analis menyaksikan kesempatan penguatan indeks. Namun penguatan peluang dapat punya sifat lebih hanya terbatas.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah menjelaskan IHSG sekarang tengah ada di ruangan suntuk beli alias overbought. Perihal ini umumnya berlangsung selesai indeks kuat penting beberapa hari paling akhir.

Baca Juga : Harga Glass Block Semua Ukuran

” IHSG dapat menambahkan penguatan, tetapi hanya terbatas dibayang-bayangi signal overbought dari tanda teknikal yang memberi tanda-tanda tindakan jual pada perdagangan setelah itu, ” ujar Lanjar seperti diambil dari risetnya, Rabu (27/3) .

Biarpun demikian, dia memberi beberapa saran saham yang dapat dilihat aktor pasar. Beberapa saham itu, ialah PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) , PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) , PT Gudang Garam Tbk (GGRM) , serta PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) .

Seirama, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menyaksikan area penguatan indeks cuma berjalan untuk periode pendek saja. Permasalahannya, sentimen dari global masihlah mengganggu gerakan pasar saham dalam negeri.

” Gerakan masihlah cukuplah fluktuatif dikontrol oleh ketidakpastian dari elemen global, ” jelas Dennies lewat risetnya.

Menurut dia, IHSG dapat bekerja dalam rentang dukungan 6. 423-6. 446 serta resistance 6. 485-6. 501. Aktor pasar dapat lakukan transaksi beli pada beberapa saham, misalnya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) , PT Medco Kekuatan Internasional Tbk (MEDC) , serta PT Beragam Tambang Tbk (ANTM) .

Artikel Terkait : 10 Hp Smarphone Terbaik

Jadi info, IHSG ditutup kuat tipis 0, 91 % ke level 6. 470 pada Selasa (26/3) . Aktor pasar asing terdaftar beli bersih atau net buy di all market sebesar Rp338, 63 miliar.

Searah dengan IHSG, tiga indeks penting di bursa saham Wall Street terpantau kuat semalam. Kalau dirinci, Dow Jones naik 0, 55 %, S&P500 0, 72 %, serta Nasdaq Composite 0, 71 %.

Transaksi Uang Elektronik Lintas Batas Prioritas di ASEAN Berikut Cuplikanya

Menteri Komunikasi serta Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengemukakan soal transaksi uang elektronik lintas batas (cross-border transaction) berubah menjadi prioritas khusus banyak Menteri Technologi Kabar Komunikasi (ICT) di Asia Tenggara.

” Di bagian kami di menteri-menteri ICT ASEAN ini udah masuk di lis prioritas buat lekas diimplementasikan. Bila segi technologi tak jadi masalah, namun dari peraturan moneter mesti libatkan Bank Indonesia serta otoritas moneter di negara beda, ” kata Rudiantara selesai acara peluncuran program ” Kreasi Nusantara dari Lokal buat Global ” di SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (21/3) .

Rudiantara mengemukakan transaksi lintas batas ini didahulukan lantaran bakal meringankan banyak wisatawan yg ke luar negeri buat membawa satu sistem pembayaran saja.

Baca Juga : Aplikasi Sinyal Penguat Wifi

Artikel Terkait : Aplikasi Andoid Desai Rumah 3D

” Kami nyamannya disaat ke luar negeri itu cuma bawa juga Gopay saja, Ovo saja, atau Linkaja, ” jelasnya.

Rudi mengemukakan implementasi transaksi uang elektronik lintas batas ini mesti libatkan beberapa pihak berkenaan seperti Bank Indonesia serta Otoritas Layanan Keuangan.

Karenanya Kemkominfo cuma mengontrol standarisasi technologi. Standarisasi technologi yg Kemkominfo tujuan satu diantaranya merupakan pembayaran dengan memanfaatkan QR Code.

Oleh sebab itu, Rudiantara mengatakan diperlukan kerja sama dalam ekosistem keuangan digital negara Indonesia dengan negara beda transaksi uang elektronik lintas batas ini dapat diimplementasikan.

” Namun kami Itu dari segi technologi. Saya mesti membawa tentulah dari Bank Indonesia jadi otoritas moneter di Indonesia. Peraturan memperbolehkannya umpamanya mengkalkulasi exchange rate-nya itu peraturan dari Bank Indonesia, ” pungkasnya.